Jumat, 22 Oktober 2021

EnglishIndonesian

BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS II TANJUNGPINANG

BADAN KARANTINA PERTANIAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Yang Penting Ngopi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Salah satu yang menarik di Kota Tanjungpinang adalah adanya Kebiasaan untuk berkumpul sambil minum kopi di warung atau kedai kopi. Tradisi yang sudah terbangun turun temurun ini, hingga kini tetap terpelihara. Dan bisa dikatakan, bahwa Kota Tanjungpinang adalah Kota Ngopi, bagi kalangan muda maupun tua. Dengan demikian, boleh dikatakan bahwa kebutuhan kopi ditanjungpinang cukup tinggi.

Kebutuhan kopi di Tanjungpinang didatangkan dari luar daerah, salah satunya dari Jakarta. Kopi yang dikirim biasanya dalam bentuk biji atau belum diolah. Pengiriman kopi cukup rutin melalui Pelabuhan Sri Bayintan Kijang.

Pada hari Jum’at (19/06) petugas Karantina Pertanian melakukan pemeriksaan terhadap kapal KM. Indah Abadi. Hasil pemeriksaan, diketahui bahwa kapal tersebut membawa kopi sebanyak 21.000 kg. Kopi tersebut telah dilengkapi sertifikat kesehatan dari daerah asal. Setelah dilakukan pemeriksaan kesesuaian antara dokumen dan jenis Media Pembawa, maka kopi diperbolehkan untuk diangkut.

SobatQ, mari kita sukseskan pertanian kopi dalam negeri dengan cara “Yuk kita ngopi.”

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar