Jumat, 22 Oktober 2021

EnglishIndonesian

BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS II TANJUNGPINANG

BADAN KARANTINA PERTANIAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Sinergi Program Kostratani dan Potensi Ekspor oleh Karantina Pertanian Tanjungpinang di Anambas

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tanjungpinang (12/06) – Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan salah Kabupaten di wilayah Provinsi Kepri yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Di daerah ini memiliki potensi pertanian yang cukup besar, komoditas pertanian unggulan Anambas diantaranya cengkeh dan pala. Kualitas cengkeh dan pala dari petani setempat tergolong tinggi.

Salah satu kebun milik petani di Kepulauan Anambas, sebut saja pak Jonggar, digunakan juga sebagai tempat pembibitan dan penangkaran pala yang mendapatkan sertifikasi pohon induk terpilih sebagai penyedia bibit pala seluruh Indonesia dengan kualitas unggulan. Kebun tersebut ditanami pala seluas 10 ha, sedangkan untuk tanaman cengkeh seluas 15 ha. “Produksi pala bisa mencapai 6 ton pertahun, sedangkan cengkeh sebesar 8 ton pertahun untuk berat kering,” ujar Jonggar.

Jonggar juga memproduksi berbagai jenis minyak atsiri seperti minyak pala, minyak cengkeh, dan minyak sereh wangi dengan kualitas yang cukup baik. Melihat produk pala dan cengkeh serta turunanya berupa minyak atsiri, terbuka peluang untuk ekspor produk tersebut. Namun terkendala kurangnya informasi ketersediaan pasar, sulitnya mengakses transportasi, serta jumlah produksi yang terbatas.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas, Marina Ginting berkomitmen untuk mendukung peningkatan produksi komoditas cengkeh dan pala, dalam hal ini dapat dilihat dari program pengadaan benih pala dan cengkeh kepada masyarakat. “Kami berkomitmen mensejahterakan petani dengan pengembangan tanaman cengkeh dan pala,” ujar Marina.

Karantina Pertanian Tanjungpinang menjalin Kerja sama dengan Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan cara mendukung penuh potensi ekspor. Salah satunya melalui program GRATIEKS (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor). Harapanya kerja sama dengan petani produksi ini bisa meningkat dan pasar bisa semakin terbuka luas.

Ditempat terpisah Raden Nurcahyo Nugroho, Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang menyampaikan, “Karantina bersama instansi terkait berkomitmen bersama untuj memajukan pertanian, mencari solusi pemasaran, dan meningkatkan ekspor,”

#Gratieks

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar