Minggu, 26 September 2021

EnglishIndonesian

BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS II TANJUNGPINANG

BADAN KARANTINA PERTANIAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Panglima Kogabwilhan I Beri Dukungan Penuh Karantina Pertanian Tanjungpinang

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tanjungpinang – Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang menjumpai Jenderal Bintang Tiga Kogabwilhan I di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Agenda kali ini adalah untuk menjalin sinergi perlindungan wilayah perbatasan Republik Indonesia dari berbagai ancaman biologis dan potensi pelanggaran lalu lintas komoditas pertanian (09/03).

Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, Raden Nurcahyo Nugroho memberikan audiensi kepada Panglima mengenai tugas dan fungsi Karantina Pertanian. Khususnya di Tanjungpinang dan Bintan yang meliputi pengawasan dan penindakan, pencegahan penyakit hewan dan tumbuhan, pelayanan prima, serta akselerasi ekspor.

Menyambut hangat kunjungan tersebut, Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan, S.E, M.M selaku Panglima Kogabwilhan I mengapresiasi inisiatif Karantina Pertanian Tanjungpinang dalam menjalin sinergi. Jenderal Bintang Tiga dengan kewenangan komando yang sangat luas untuk seluruh wilayah Sumatera dan Banten ini memberikan penjelasan mengenai apa saja tugas pokok dan fungsi Kogabwilhan I. Dalam pertemuan yang hangat dan bersahabat ini, terjalin kesepahaman dan komitmen dukungan dari Kogabwilhan I terhadap Karantina Pertanian.

“Karantina Pertanian Tanjungpinang membutuhkan dukungan dari Bapak Panglima agar tugas dan fungsi yang tidak ringan di perbatasan ini dapat berjalan dengan optimal,” ujar Raden.

Di tempat yang sama, Pangkogabwilhan I menyampaikan, “Kami akan mengayomi, mendukung, setiap saat kolaborasi, serta sinergi dalam penegakan peraturan perundangan-undangan di bidang perkarantinaan pertanian.

Adanya dukungan ini, membuat Karantina Pertanian semakin termotivasi untuk berkinerja lebih baik lagi.

#PatuhKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar