Kamis, 23 September 2021

EnglishIndonesian

BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS II TANJUNGPINANG

BADAN KARANTINA PERTANIAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Meskipun Pandemi, Bintan Kembali Ekspor Rp1,3 M Santan Kelapa ke Jerman

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tanjungpinang (16/4) — Jerman kembali menyambut baik produk unggulan Indonesia milik petani di sekitar Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang diolah PT Bionesia Organic Foods (PT BOF). Kali ini, Bionesia mengekspor santan organik dalam kemasan kaleng sejumlah 49,4 ton ke Jerman dengan nilai Rp1,3 miliar.

Karantina Pertanian Tanjungpinang melakukan pemeriksaan fisik terhadap bahan baku santan berupa kelapa tua jambul yang dibeli PT BOF dari petani kelapa di sekitar Kepri. Sesuai amanat UU Nomor 21 Tahun 2019, PT BOF juga melaporkan produk olahan kelapanya yang akan diekspor ke Jerman kepada pejabat karantina pertanian.

Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang Donni Muksydayan menyatakan, “Ini adalah ekspor santan kelapa ketiga dari BOF di tahun 2020. Hingga saat ini totalnya 107,8 ton yang nilainya mencapai Rp2,6 miliar berdasarkan data karantina di sistem IQFAST.”

“Di tengah pandemi Covid-19 yang menerpa dunia, ekspor komoditas pertanian kita ke Jerman adalah sebuah berkah bagi petani kita yang patut disyukuri, agar kesejahteraan petani semakin baik dari waktu ke waktu,” tutupnya.

SobatQ, Karantina Pertanian Tanjungpinang tetap melayani sertifikasi komoditas pertanian yang akan dilalulintaskan meski kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk menjamin keamanan dan kesehatan komoditas pertanian sehingga diterima dengan baik oleh negara tujuan.

#LaporKarantina
#KarantinaPertanianTanjungPinang

Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar