Rabu, 19 Januari 2022

EnglishIndonesian

BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS II TANJUNGPINANG

BADAN KARANTINA PERTANIAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Kapal Pelni Kembali Sandar di Kijang, Karantina Pertanian Tanjungpinang Aktif Rapatkan Barisan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Bintan – Setelah lebih dari setahun kapal-kapal Pelni dari luar Kepri tidak pernah sandar di Pelabuhan Kijang, Bintan Timur akibat pandemi covid-19, akhirnya pemerintah kabupaten Bintan kembali membuka jalur pelayaran dari dan menuju Bintan melalui pelabuhan tersebut. Sehubungan dengan rencana tersebut seluruh entitas Pelabuhan Sri Bayintan Kijang merapatkan barisan, menyatukan persepsi demi melayani penumpang kapal Pelni (29/09).
Rapat persiapan pembukaan rute pelayaran regional dilaksanakan di ruang rapat kantor KSOP Kijang. Akan ada tiga kapal Pelni yang rencananya akan melayani rute Bintan, yaitu: KM. Kelud, KM. Umsini dan KM. Bukit Raya. Dalam waktu dekat, akan kedatangan KM. Umsini dari Tanjung Priok, perkiraan tiba 06/10/2021 pukul 07:00 WIB, kemudian KM. Bukit Raya akan berangkat menuju Belawan pada 10/10/2021. Sementara KM. Bukit Raya masih dalam perawatan rutin (docking) hingga 15 Oktober.
Sehubungan dengan rencana kedatangan dan keberangkatan alat angkut penumpang dan barat tersebut, Karantina Pertanian Tanjungpinang menyatakan kesiapannya dalam pengawasan dan memberi pelayanan sertifikasi terhadap lalu lintas komoditas pertanian. Pelayanan sertifikasi meliputi komoditas hewan, tumbuhan dan produk turunannya.
Ditempat terpisah, Raden Nurcahyo Nugroho, Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, menyatakan,”Pejabat Karantina Pertanian Tanjungpinang akan memberikan pelayanan dan pengawasan secara maksimal dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin,”
Selama masa pandemi, bagi penumpang yang ingin menggunakan jasa angkutan kapal Pelni harus melengkapi persyaratan sebagaimana ketentuan yang berlaku, yang ditetapkan pemerintah. Adapun persyaratan tersebut diantaranya adalah hasil negatif dari pemeriksaan antigen atau PCR.

Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar