Ayam Jago Eksotis Ini Siap Terbang Menuju Kota Pahlawan

Ayam Jago Eksotis Ini Siap Terbang Menuju Kota Pahlawan

Tanjungpinang – Ayam jago dari jenis ayam bangkok sudah sering kita dengar kehebatan daya tariknya. Mempunyai perawakan tinggi besar dan kuat, sehingga ayam jago jenis ini banyak dipelihara pecinta ayam untuk dijadikan hewan kesayangan.

Sabtu (10/10), Pejabat Karantina Pertanian Wilker Bandara RHF Tanjungpinang melakukan pemeriksaan terhadap dua ekor ayam jago yang akan dikirim ke Surabaya untuk dibudidayakan disana. Tampak dua ekor ayam tersebut masih muda, berdasarkan keterangan pemilik, ayam ini memiliki keturunan yang bagus karena berasal dari indukan yang sudah sering menang dalam kontes.

Pecinta ayam di Tanjungpinang cukup banyak, hal ini terlihat dari tingginya frekwensi pemgiriman ayam jago dari Tanjungpinang menuju kota lain. Berdasarkan data di Karantina Pertanian Tanjungpinang Wilker Bandara RHF, pada tahun 2020 terdapat pengiriman ayam jago yang tergolong kedalam hewan kesayangan sebanyak 104 kali dengan jumlah 188 ekor.

“Pemeriksaan yang kita lakukan adalah pemeriksaan kesehatan fisik dari ayam tersebut, kedua ayam dalam keadaan sehat sehingga dapat diterbitkan Sertifikat Kesehatan Hewan”, ujar Dorisman, Pejabat Karantina Pertanian yang bertugas.

SobatQ, mari terus patuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran dan tertularnya covid-19. Tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan pun perlu terjaga kesehatannya, untuk itu selalu laporkan komoditas pertanian yang akan dilalulintaskan kepada Pejabat Karantina Pertanian.

 

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Buktikan Konsistensi Penerapan Standar Pelayanan, Karantina Pertanian Tanjungpinang Gelar Audit Eksternal

Buktikan Konsistensi Penerapan Standar Pelayanan, Karantina Pertanian Tanjungpinang Gelar Audit Eksternal

Tanjungpinang (09/10) – Karantina Pertanian Tanjungpinang menggelar survelen kedua Sistem Manajemen Terintegrasi (SNI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu (SMM) dan SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)). Acara dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 08-09 Oktober 2020 yang dilakukan dengan metode jarak jauh (remote audit).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, Raden Nurcahyo Nugroho dan diikuti oleh seluruh jajaran struktural dan penanggung jawab wilayah kerja serta auditor eksternal dari lembaga sertifikasi, PT. Garuda Sertifikasi.

Kegiatan audit eksternal ini untuk melihat kesesuaian penerapan antara kebijakan yg telah ditetapkan dengan penerapannya.

Metode audit yang digunakan adalah metode sampling dengan melakukan tinjauan dokumentasi dan rekaman, wawancara, serta observasi lapangan.

“Dengan adanya audit eksternal ini diharapkan dapat memotret kekurangan-kekurangan yang dapat kita jadikan bahan peningkatan pelayanan publik khususnya penerapan sistem manajemen SNI ISO 9001:2015 dan SNI ISO 37001:2016”, ujar Raden.

Dalam pelaksanaan audit eksternal kali ini ditemukan 3 (tiga) ketidaksesuaian berupa observasi/saran. “Karena hasil ketidaksesuaian berupa observasi, maka tidak perlu dikirimkan bukti/evidence perbaikannya, hanya akan dilakukan observasi pada audit tahun berikutnya”, ujar Bunga selaku lead auditor PT. Garuda.

Hasil Audit Eksternal merupakan salah satu penilaian untuk melihat efektivitas penerapan sistem manajemen mutu dan anti penyuapan yang telah diterapkan di Karantina Pertanian Tanjungpinang secara terintegrasi. Dengan ini, diharapkan Karantina Pertanian Tanjungpinang akan semakin baik.

“Kita akan masukkan Wilker Pulau Bulan ke dalam ruang lingkup pada assesment berikutnya”, Pungkas Raden.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Terakreditasi KAN, Laboratorium Karantina Pertanian Tanjungpinang Jamin Kualitas

Terakreditasi KAN, Laboratorium Karantina Pertanian Tanjungpinang Jamin Kualitas

Tanjungpinang – Indonesia telah mengadopsi ISO/IEC 17025 : 2008 menjadi ISO/IEC 17025 : 2017 sebagai persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi melalui Badan Standarisasi Nasional (BSN) pada tahun 2017. Sebagai komitmen menjamin kualitas pengujian laboratorium karantina tumbuhan dan karantina hewan di Karantina Pertanian Tanjungpinang, Komite Akreditasi Nasional (KAN) telah melakukan serangkaian kegiatan asesmen dalam proses re-akreditasi yang dilaksanakan pada tanggal 22 – 24 April 2020.

Proses asesmen mencakup persyaratan manajemen dan persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh laboratorium sebagai standar untuk memperoleh pengakuan oleh KAN, sebagai satu-satunya lembaga akreditasi di Indonesia yang berwenang melakukan akreditasi dan sudah diakui oleh negara-negara kawasan Asia Pasifik.

Laboratorium Karantina Pertanian Tanjungpinang sudah terakreditasi sejak tahun 2016 dengan 2 (dua) ruang lingkup Deteksi Brucella sp dan Identifikasi Morfologi Tribolium castaneum. Tahun ini Laboratorium Karantina Pertanian Tanjungpinang telah berhasil mempertahankan status akreditasinya sekaligus melakukan penambahan ruang lingkup berupa Deteksi Titer Antibodi Avian Influenza untuk bahan uji darah unggas dengan metode HA HI dan Identifikasi Morfologi Bactrocera umbrosa untuk bahan uji buah-buahan.

“Raihan sertifikasi dari KAN ini adalah bukti komitmen kami dalam menjamin kualitas hasil pengujian laboratorium karantina hewan dan karantina tumbuhan di Karantina Pertanian Tanjungpinang”, ujar Raden, Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang.

SobatQ, dengan diterbitkannya sertifikat akreditasi KAN ini membuktikan kompetensi pengujian Laboratorium Karantina Pertanian Tanjungpinang semakin meyakinkan, baik secara administratif maupun teknisnya. Yuk, selalu laporkan komoditas pertanian yang akan sobatQ lalu lintaskan.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Peringati Hari Rabies Sedunia, Karantina Pertanian Tanjungpinang Periksa HPR

Peringati Hari Rabies Sedunia, Karantina Pertanian Tanjungpinang Periksa HPR

Tanjungpinang – Hari rabies sedunia diperingati sebagai kampanye pencegahan dan pengendalian penyakit rabies yang jatuh pada tanggal 28 September setiap tahunnya. Karantina Pertanian Tanjungpinang menerjunkan pejabat paramedik dan dokter hewan, untuk melakukan pemeriksaan hewan penular rabies (HPR) di Kantor Pelayanan Karantina Pertanian Wilker Bandara RHF Tanjungpinang terhadap HPR milik pegawai dan PPNPN lingkup Karantina Pertanian Tanjungpinang, Senin (28/09).

Rabies bersifat zoonosis dan dapat menimbulkan kematian, artinya dapat menular dari hewan ke manusia. Umumnya penularan rabies dapat terjadi karena gigitan HPR yang terinfeksi rabies. Meskipun Propinsi Kepri statusnya bebas dari rabies namun langkah antisipasi tetap harus dilakukan.

Jangan khawatir, meskipun mematikan ternyata penyakit rabies dapat dilakukan pencegahan penularannya pada manusia dengan melakukan vaksin rabies pada HPR seperti anjing dan kucing. Selain itu, tentu saja ada usaha kita jangan sampai digigit anjing yang terinfeksi rabies.

Apriliya mewakili dokter hewan karantina menyatakan, “Pemeriksaan HPR ini sebagai bentuk sosialisasi kita tentang bahaya rabies, sehingga kita bersama-sama bisa mencegah penyakit rabies masuk ke Kepri, khususnya Tanjungpinang, mengingat Propinsi Kepri masih bebas rabies secara historis”.

SobatQ, mari bersama mencegah masuk dan tersebarnya penyakit rabies ke Propinsi Kepri dengan tidak melakukan pemasukan HPR ke wilayah Kepri.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Menko Airlangga Apresiasi Kinerja Ekspor Pertanian

Menko Airlangga Apresiasi Kinerja Ekspor Pertanian

Rilis Kementan, 26 September 2020

Nomor : 1334/R-Kementan/09/2020

Menko Airlangga Apresiasi Kinerja Ekspor Pertanian 

Lobam, Kepri – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga dan sejumlah menteri bidang perekonomian lainnya, melepas ekspor produk pertanian di kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam, Kepulauan Riau, Sabtu (26/09).

Saat memberikan sambutan, Airlangga menyampaikan harapan, ekspor yang dilaksanakan hari ini dapat dijadikan rujukan untuk direplikasi di daerah lainnya. “Ini adalah ekspor yang luar biasa dan diharap dapat direplikasi diberbagai daerah karena kita adalah negeri rayuan pulau kelapa,” ungkap Menko Arilangga.

Komoditas pertanian yang diekspor yang dikedepankan kali ini adalah produk olahan kelapa meliputi santan kelapa tujuan Jerman dengan volume 70 ribu kilogram senilai Rp1,6 miliar dan bubuk kelapa tujuan India dengan volume 108 ribu kilogram senilai Rp 1,2 miliar.

Airlangga menyebutkan produk olahan kelapa Indonesia saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan. Apalagi salah satu produk olahannya bisa meningkatkan imunitas tubuh.

“Tadi Pak Syahrul cerita kalau minyak VCO (virgin coconut oil.red) bisa meningkatkan imunitas tubuh manusia. Sehingga dalam kondisi pandemi sekarang,permintaannya juga meningkat,” terang Airlangga.

Selain produk olahan kelapa, komoditas lainnya yang diekspor adalah arang dengan Malaysia bervolume ekspor sebesar 7 ribu kilogram senilai Rp 49 juta; karet dengan tujuan China, UEA, Kanada, Jepang, Turki dan Amerika Serikat dengan volume sebesar 2 juta kilogram senilai Rp35,27 miliar; dan babi potong hidup tujuan Singapura sebanyak 915 ekor dengan nilai ekonomi Rp3,3 miliar.

Pada kesempatan yang sama, Syahrul menyebutkan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki program strategis Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks). Melalui program ini, diharapkan sektor pertanian bisa menjadi penopang kemajuan ekonomi.

“Dalam lima tahun ke depan, secara terukur kita harapkan peningkatan ekspor pertanian sebanyak tiga kali lipat itu bisa kita capai. Berdasarkan data kami, 544 kabupaten/kota sudah teridentifikasi memiliki potensi untuk ekspor,” ucap Mentan.

Syahrul pun berharap kinerja ekspor komoditas pertanian bisa terus meningkat. Apalagi bisa ditopang sinergi lintas sektor dan lembaga. Diharapkan sektor pertanian pun bisa semakin menopang perekonomian nasional.

Pada periode bulan Januari sampai dengan Agustus 2020, Syahrul menyebutkan ekspor sektor pertanian Indonesia meningkat sejumlah 8,82 persen,yakni mencapai Rp258 triliun. Peningkatan nilai ekspor pertanian turut disumbang oleh sejumlah komoditas unggulan baru.

“Porang, sarang burung walet, daun ketapang, sarang semut hitam, sarang semut putih, merupakan komoditas-komoditas ekspor baru pertanian yang bisa memberikan peningkatan ekspor pertanian,” pungkasnya.

Mentan kemudian memaparkan bahwa di dalam organisasinya terdapat Badan Karantina Pertanian sebagai instrumen strategis dalam ekspor produk pertanian bertanggung jawab dalam pemberian Sertifikat Karantina, sertifikat sanitary dan phytosanitary, produk-produk pertanian.

“Karantina pertanian kita sudah berbasis online dan kami selalu pastikan tidak boleh sampai ada masalah. Setiap jumat kita kontrol. Karantina kami juga berfungsi seperti konsultan. Jadi kalau ada yang kesulitan dan bermasalah dalam proses ekspor, bisa berkonsultasi dengan mereka,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Syahrul juga menyampaikan harapan kerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi agar dapat melaksanakan pengadaan pohon kelapa berjumlah satu juta pohon.

“Kalau pak Menko izinkan, saya ingin mengembangkan satu juta pohon kelapa. Kita lihat kelapa dari akar sampai dengan daunnya bisa menghasilkan devisa bagi Indonesia. Dengan satu juta dengan model cluster, kelapa genjah, kita bisa menghasilkan 150 buah dalam satu tahun,” harapnya.

Selain Airlangga dan Syahrul, dalam pelepasan ekspor kali ini, turut hadir Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia Teten Masduki, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(*)

Persuasif dan Preventif, Pejabat Karantina Pertanian Lakukan ini di Wilayah Kijang

Persuasif dan Preventif, Pejabat Karantina Pertanian Lakukan ini di Wilayah Kijang

Tanjungpinang – Seperti wilayah kepulauan lainnya, Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan memiliki alur sungai dan pantai yang terbentang luas, sehingga memungkinkan berbagai jenis kapal dapat bersandar di pelabuhan rakyat tersebut. Untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran peraturan karantina, Pejabat Karantina Pertanian Wilker Sri Bayintan Kijang melakukan pengawasan di pelabuhan Sri Enam secara rutin, Rabu (16/09).

Tindakan persuasif dan preventif terus dilakukan Karantina Pertanian Tanjungpinang untuk memberi kesadaran bagi masyarakat agar melaporkan setiap lalu lintas komoditas pertanian, baik untuk pemasukan maupun pengeluaran komoditas pertanian dari dan menuju pulau Bintan.

“Di pelabuhan ini kerap dijadikan tempat pemasukan komoditas pertanian, mulai dari pakan ternak sampai bahan pangan, untuk itu kita secara inten melakukan pengawasan”, ujar Faurizki, Pejabat Karantina Pertanian Wilker Sri Bayintan Kijang.

#PatuhKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Pastikan Sehat, Karantina Periksa Pemasukan Pakan Ternak

Pastikan Sehat, Karantina Periksa Pemasukan Pakan Ternak

Tanjungpinang – Kesehatan dan mutu pakan ternak sangat menentukan kesehatan dan kualitas hewan yang dibudidayakan. Selasa (15/09) Pejabat Karantina Pertanian Tanjungpinang Wilker Sri Bayintan Kijang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pemasukan pakan ternak asal Jakarta di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang.

Kebutuhan daging ayam maupun telur ayam di Kepri terus meningkat, untuk meningkatkan produksinya peternak membutuhkan ketersediaaan pakan yang cukup dan berkelanjutan. Karantina Pertanian yang selalu mengawasi dan memeriksa lalu lintas pakan ternak, selalu memberi pelayanan yang mudah, transparan, integritas dan profesional.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan fisik, untuk kesehatannya dilakukan pemeriksaan secara organoleptik. Terhadap pakan ternak tersebut telah dilakukan pemeriksaan dan telah diterbitkan sertifikat pelepasan.

“Pemasukan pakan kali ini sebanyak 33 ton, yang akan didistribusikan kepada peternak ayam di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan”, ujar Mudor, Pejabat Karantina Pertanian yang bertugas.

SobatQ, selalu laporkan komoditas pertanian yang akan lalu lintaskan kepada Pejabat Karantina Pertanian dan lakukan pembayaran PNBP sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu PP 35 tahun 2016.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Karantina Pertanian Tanjungpinang Tuntaskan Seluruh Tahapan Pendampingan BPP Model Kostratani

Karantina Pertanian Tanjungpinang Tuntaskan Seluruh Tahapan Pendampingan BPP Model Kostratani

Tanjungpinang (04/09, Kostratani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan memanfaatkan Teknologi Informasi (TI) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Peran kostratani adalah sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan.

Setidaknya ada 12 syarat yang harus dipenuhi masing-masing BPP. Mulai dari penetapan lokasi BPP, sosialisasi kostratani, pelatihan TI dan manajemen data/informasi pertanian, pelatihan aplikasi pelaporan program utama Kementan, hingga pengimplementasiannya.

Karantina Pertanian Tanjungpinang selaku pendamping BPP model kostratani bertanggungjawab membimbing penyuluh yang ada di BPP Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Mereka didampingi untuk mampu mengimplementasikan penyusunan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), Penyusunan Calon Petani Calon Lahan (CPCL). Tak hanya menyusun, penyuluh juga harus mampu mengimplementasikan verifikasi CPCL, monitoring bantuan sarana produk pertanian. Implementasi pendampingan petani dalam mengimplementasikan program utama Kementan, monitoring dan evalusasi (Monev), serta pelaporan hasil kegiatan program utama Kementan menjadi pelengkap persyaratan.

Dari 12 persyaratan atau tahapan untuk menuju BPP model kostratani Karantina Pertanian Tanjungpinang telah menyelesaikan tanggung jawabnya mulai dari tahap 1-2 (30/07), tahap 3-5 (13/08), tahap 6-9 dan 12 (27/08), tahap 10 (01/09) dan tahap 11 telah dilaksanakan pada 02 September 2020.

Dengan selesainya seluruh tahapan menuju BPP model kostratani ini, Karantina Pertanian Tanjungpinang berharap tujuan utama Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern melalui penguatan dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang dimulai dari tingkat kecamatan dapat terlaksana dengan baik dan kedepannya pendampingan ini akan dilaksanakan secara kontinyu.

#Kostratani

#Gratieks

#Pertanian

#LaporKarantina

140 Ton Kelapa Asal Meranti Siap Penuhi Kebutuhan Bahan Baku Ekspor Produk Kelapa

140 Ton Kelapa Asal Meranti Siap Penuhi Kebutuhan Bahan Baku Ekspor Produk Kelapa

Bintan – Pejabat Karantina Pertanian Tanjungpinang Wilker Tanjung Uban melakukan pemeriksaan terhadap pemasukan komoditas pertanian di pelabuhan Bandar Seri Udana Lobam berupa kelapa bulat tua sebanyak 140 Ton untuk penuhi kebutuhan bahan baku PT. BOF, Kamis (04/09).

Sesuai laporan pemasukan oleh pihak perusahaan atas pemasukan kelapa bulat asal Kab. Meranti tersebut, pejabat karantina pertanian segera melakukan pemeriksaan.

Adapun pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas meliputi pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan fisik, setelah semua persyaratan dipastikan kesesuaiannya maka petugas menerbitkan sertifikat pelepasan.

“Kelapa dalam keadaan baik dan setelah diterbitkan Sertifikat Pelepasan, kelapa dapat segera dibongkar untuk diolah”, ujar Ilham, Pejabat Karantina Pertanian yang bertugas.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

Memuaskan, Inilah Hasil Uji Profisiensi Laboratorium Karantina Pertanian Tanjungpinang

Memuaskan, Inilah Hasil Uji Profisiensi Laboratorium Karantina Pertanian Tanjungpinang

Tanjungpinang (15/9) Laboratorium Karantina Hewan, Karantina Pertanian Tanjungpinang mengikuti uji profisiensi deteksi Brucella abortus dengan metode uji Rose Bengal Test (RBT) yang diselenggarakan oleh BBUSKP dan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 15 – 17 Juli 2020.

“Selasa (15/09) kita sudah peroleh hasil dari uji profisiensi tersebut. Karantina Pertanian Tanjungpinang mendapatkan predikat kategori A, yang artinya Laboratorium Karantina Hewan, Karantina Pertanian Tanjungpinang mampu memperoleh hasil yang memuaskan untuk semua contoh uji”, ujar Aprilia, selaku penanggung jawab Laboratorium Karantina Hewan.

Uji Profisiensi ini sebagai bentuk komitmen unjuk kerja laboratorium yang bertujuan sebagai evaluasi kinerja laboratorium dalam pengujian deteksi antibodi Brucella abortus dengan metode RBT dan pemantauan kinerja laboratorium secara berkesinambungan.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianTanjungpinang

0
Connecting
Please wait...
Kirim Pesan

Silakan tinggalkan pesan.

Nama Anda
* Email
* Isi Pesan Anda
Login

Butuh Bantuan lain? Kirim Email ke bkp2tpi@yahoo.co.id.

Nama Anda
* Email
* Isi Pesan
Kami Online!
Feedback

Help us help you better! Feel free to leave us any additional feedback.

How do you rate our support?