Pelatihan Griyaan Jurnalistik Untuk Genjot Produktivitas Humas

Pelatihan Griyaan Jurnalistik Untuk Genjot Produktivitas Humas

Tanjungpinang – Karantina Pertanian Tanjungpinang gelar acara pelatihan griyaan jurnalistik dan fotografi bagi humasnya untuk memacu produktivitas Kehumasan. Acara diadakan selama dua hari, dari Kamis – Jumat (5-6/12) di kawasan wisata Lagoi dan Tanjungpinang. Diikuti oleh 8 anggota humas dengan narasumber Andri Mediansyah, profesional jurnalistik.

Drh. Purwanto selaku Kasie Karantina Hewan dalam sambutan menyampaikan, “Pelatihan Griyaan jurnalistik seperti ini penting untuk dilaksanakan, agar humas lebih produktif dalam menyampaikan informasi perkarantinaan kepada masyarakat. Melalui media yang sudah kita miliki saat ini, seperti website, Instagram, Twitter dan Facebook.”

Andri dalam pemaparannya menyatakan, “Kepala Balai adalah simbol dari instansi, maka segala aktivitas beliau yang berkaitan dengan masyarakat harus segera diberitakan secara lugas.”

SobatQ, yuk terus semangat belajar dan bekerja keras, ingat kata seorang sastrawan, “Jika anda ingin mengenal dunia maka membacalah, jika anda ingin dikenal dunia maka menulislah. Jika dengan hartamu dunia tak mengenangmu, maka menulislah.”

#KarantinaPertanianTanjungpinang
#LaporKarantina🐕🍎

Cegah ASF, Karantina Perketat Pengawasan di Pelabuhan Kawasan Industri Bintan

Cegah ASF, Karantina Perketat Pengawasan di Pelabuhan Kawasan Industri Bintan

Tanjungpinang – Karantina Pertanian Tanjung Pinang memperketat pengawasan di pelabuhan internasional Bandar Seri Udana Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (09/12) yang dikelola oleh PT. BIIE. Ini dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan masuk dan tersebarnya virus ASF melalui barang bawaan (handcarry) penumpang kapal ferry di pelabuhan tersebut.

Wabah Demam Babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) yang sudah melanda Asia merupakan ancaman bagi peternakan babi di Indonesia. Virus ini tidak membahayakan bagi manusia, namun sangat mematikan terhadap babi.

Dorisman selaku Medik Karantina Pertanian Wilayah Kerja Tanjung Uban menegaskan bahwa pemeriksaan barang bawaan penumpang dilakukan guna mencegah masuknya media pembawa virus ASF yang mungkin dibawa penumpang ferry.

“Virus ASF menyebar sangat cepat dan menyebabkan kematian babi secara massal. Hal ini dapat mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar terutama bagi para peternak dan pelaku usaha peternakan babi. Saat ini penyebaran virus ASF di Asia telah menyebar di China, Kamboja, Vietnam, Filipina dan terakhir dilaporkan Timor Leste. Untuk itu, Karantina Pertanian Tanjungpinang akan semakin memperketat pengawasan terutama di pintu masuk dan keluar (bandara, pelabuhan) khususnya Tanjungpinang dan Bintan,” ujarnya.

SobatQ, contoh media pembawa virus penyebab Demam Babi Africa yaitu babi, daging babi, bahan olahan daging babi misalnya sosis babi. Media pembawa tersebut dilarang dibawa masuk ke Indonesia apalagi yang berasal dari negara yang sudah tertular wabah ASF seperti China.

#LaporKarantina
#KarantinaPertanianTanjungpinang

Lagi-Lagi Karantina Pertanian Tanjungpinang Gagalkan Penyelundupan Biawak

Lagi-Lagi Karantina Pertanian Tanjungpinang Gagalkan Penyelundupan Biawak

Berkat kerjasama yang baik dengan instansi terkait di bandara, Karantina Pertanian Tanjungpinang berhasil gagalkan penyeludupan satwa liar berupa dua ekor biawak (10/12).

Modus yang digunakan penyeludup adalah dengan memasukkan Biawak kedalam toples plastik, kemudian dikemas lagi dengan kardus untuk mengelabui petugas. Sedianya Biawak akan dikirim ke Pekanbaru melalui jasa titipan kilat, namun di mesin X-ray bandara RHF terdeteksi adanya hewan, akhirnya kotak dibuka dan dilakukan pemeriksaan, ternyata isinya biawak..

Pada kasus sebelumnya modus yang digunakan pelaku adalah memberi keterangan accesories atau makanan pada kemasan, namun kali ini kemasan tanpa keterangan. Diduga ini adalah salah satu bentuk perdagangan komoditas pertanian secara online yang ilegal.

drh. Harnengsih sebagai Medik Veteriner Karantina di bandara RHF memberi keterangan bahwa, “Kami telah mencoba menghubungi pemiliknya melalui nomer telpon yang tertera, ternyata tidak berhasil. Akhirnya terhadap biawak tersebut dilakukan penahanan, setelah melalui masa karantina biawak akan kami serahkan ke Instansi yang berwenang”.

SobatQ, Karantina Pertanian Tanjungpinang terus berusaha persuasif untuk mensosialisasikan perkarantinaan di berbagai komunitas satwa dan ekspedisi. Karena selain tentang kesehatan, tumbuhan dan satwa liar dilindungi pengawasannya telah melekat dalam tupoksi Pejabat Karantina. Menjaga kelestarian sumber daya alam adalah tanggung jawab kita semua, ayo lapor karantina untuk setiap lalu lintas komoditas pertanian.

#laporkarantina
#karantinatanjungpinang

0
Connecting
Please wait...
Kirim Pesan

Silakan tinggalkan pesan.

Nama Anda
* Email
* Isi Pesan Anda
Login

Butuh Bantuan lain? Kirim Email ke bkp2tpi@yahoo.co.id.

Nama Anda
* Email
* Isi Pesan
Kami Online!
Feedback

Help us help you better! Feel free to leave us any additional feedback.

How do you rate our support?