Karantina Pertanian Tanjungpinang Miliki 11 Supervisor Fumigasi Metil Bromida yang Kompeten

Karantina Pertanian Tanjungpinang Miliki 11 Supervisor Fumigasi Metil Bromida yang Kompeten

SobatQ, tentu sering mendengar istilah supervisor yang berarti pengawas. Nah, sebanyak 11 Petugas Karantina Pertanian Tanjungpinang dan 2 Petugas Karantina Pertanian Batam mengikuti ujian kompetensi level supervisor untuk fumigasi metil bromida (MB). Kegiatan dimulai dari tanggal 18 hingga 22 November 2019. Bertempat di Kantor Induk Karantina Pertanian Tanjungpinang dan Pelabuhan Laut Sri Bayintan Kijang.

Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi Petugas Karantina dalam hal mengawasi dan memastikan pelaksanaan fumigasi MB yang dilakukan fumigator dari pihak ketiga sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Karantina Pertanian (Barantan). Hal ini sesuai dengan amanat Permentan No. 271 tahun 2006 yang menyatakan pelaksanaan fumigasi dapat dilakukan oleh perusahaan yang telah teregistrasi dan fumigasi yang dilaksanakan harus sesuai dengan standar Barantan.

Sebagaimana diketahui fumigasi MB merupakan tindakan perlakuan yang dilakukan di ruang kedap udara, menggunakan jenis fumigan MB yang pada suhu dan tekanan tertentu berbentuk gas, serta pada konsentrasi dan waktu tertentu mampu membunuh serangga atau hama lainnya. Perlu diketahui juga, karena MB termasuk kategori zat perusak ozon dalam Protokol Montreal, maka semenjak tahun 2008 penggunaan MB di Indonesia dibatasi hanya untuk keperluan tindakan karantina dan prapengapalan.

Hadir sebagai asesor dari Barantan yakni Aprida Christin, M.Si,. Suwardi Suryaningrat, M.Sc,. dan Herti Endang Rosmayani, M.Si. Asessmen dilakukan dengan berbagai tahapan mulai dari pelaksanaan pre-test, teori, praktek, post-test, dan wawancara.

Berdasarkan hasil asessmen, seluruh peserta layak dinyatakan lulus dan kompeten sebagai supervisor fumigasi MB. Hal ini disampaikan Aprida sebagai perwakilan asesor, disaat acara penutupan. Lebih lanjut Aprida menekankan bahwa Barantan punya standar yang tinggi dalam menetapkan seorang supervisor fumigasi MB yang kompeten, karena jangan sampai yang diawasi lebih kompeten dari yang mengawasi. “Teruslah belajar karena masih ada level auditor, asesor, dan trainer, “pungkasnya.

Dilain pihak, Kepala Karantina Tanjungpinang, Donni Muksydayan patut berbangga karena telah memiliki 11 supervisor yang kompeten dalam hal fumigasi MB. Donni menerangkan bahwa cukup banyak negara tujuan ekspor mempersyaratkan komoditas pertanian dari Indonesia beserta kemasannya untuk difumigasi MB terlebih dahulu. Maka dari itu, pelaksanaan fumigasi oleh pihak ketiga harus diawasi dengan teliti dan harus dipastikan persyaratan fitosanitari negara tujuan telah terpenuhi. Jangan sampai ada penolakan atau terbitnya NNC (Notification of Non Compliance) terhadap komoditas pertanian kita oleh negara tujuan akibat fumigasi MB yang dilakukan tidak standar. itulah pentingnya peranan supervisor perlakuan dalam mengawal keberhasilan program akselerasi ekspor komoditas pertanian,”tegasnya.

#LaporKarantinaΒ πŸ•πŸŽ
#KarantinaPertanianTanjungpinang

Perkuat Pengawasan Perkarantinaan di Kawasan FTZ, Karantina Pertanian TPI Gelar Kopi Pagi

Perkuat Pengawasan Perkarantinaan di Kawasan FTZ, Karantina Pertanian TPI Gelar Kopi Pagi

Bintan — Bintan Industrial Estate yang terletak di kawasan bebas (Free Trade Zone) Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau memiliki pelabuhan yang telah ditetapkan sebagai salah satu tempat pemasukan/pengeluaran komoditas pertanian.

Kawasan ini di kelola oleh PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) yang menyewakan lahan dan gudang untuk berbagai perusahaan komersil dengan tujuan ekspor.

Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Tanjungpinang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kepada 17 perusahaan mitra PT. BIIE dan koordinasi dengan instansi terkait di pelabuhan Bandar Seri Udana Lobam untuk memperkuat sistem pengawasan tempat pemasukan yang dilaksanakan di auditorium PT. BIIE Lobam (22/11).

Hadir pada kesempatan tersebut Aditya Laksamana selaku GM PT. BIIE dalam sambutan selamat datang menyatakan “Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi perkarantinaan seperti ini karena disini terdapat pelabuhan kargo dan ferry dengan rute Singapura, agar keamanan investasi akan menjadi lebih baik.

Terdapat 4.000 hektar lahan yang siap difungsikan sebagai kawasan industri, sehingga dibutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan pusat, agar iklim investasi tetap memperhatikan kesehatan dan keamanan.

“Sesuai arahan Kepala Badan Karantina Pertanian untuk mendorong tumbuhya usaha dibidang pengolahan komoditas pertanian, agar dapaf diekspor dalam bentuk jadi atau mininal setengah jadi. Ada nilai tambah dan banyak yang lebih sejahtera,” kata Kepala Karantina Pertanian Tanjung Pinang, Donni Muksydayan saat memberikan sambutannya.

Donni memberi apresiasi kepada salah satu eksportir di wilayah kerjanya, PT. Bionesia. Pasalnya eksportir ini tengah mengembangkan usahanya pengolahan kelapa menjadi berbagai jenis produk turunannya untuk pasar Eropa. Upaya ini dapat dicontoh untuk eksportir lainnya dengan mengundang investor, tambahnya.

Sosialisasi Pencegahan ASF

Pada kesempatan yang sama, sosialisasi pencegahan wabah demam pada babi atau African Swine Flu (ASF) sebagai bentuk langkah antisipatif.

“Saat ini tengah terjadi wabah penyakit demam babi afrika (ASF), sehingga pejabat karantina akan semakin memperketat pengawasan di tempat-tempat pemasukan seperti yang telah kita lakukan saat ini, untuk itu dibutuhkan koordinasi yang baik bersama instansi terkait di pelabuhan dan bandara.” kata Apriliya, selaku koordinator fungsional karantina hewan Karantina Pertanian Tanjung Pinang.

Ia memaparkan tentang bahaya ASF walaupun virus penyebab penyakit ini tidak berbahaya bagi manusia karena tidak termasuk zoonosis.

Namun dampak kerugiannya sangat tinggi bila sampai masuk Indonesia, menyerang peternakan babi dan babi hutan asli Indonesia. Ribuan orang yang bekerja di peternakan babi akan terkena dampaknya bila peternakan mereka tutup karena babi pada mati. Karena dampak ASF bisa menyebabkan mortalitas 100%”.

Sosialisasi ISPM #15

Sementara itu, Aprida Cristin dari Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati yang juga hadir sebagai narasumber mensosialisasikan mengenal ISPM #15.

Dalam pemaparan materinya, Aprida menyatakan bahwa penggunaan kemasan kayu harus sesuai dengan ketentuan ISPM No. 15 dan Permentan No. 12 tahun 2009.

Kemasan kayu adalah kayu atau hasil kayu yang belum diolah yang dipergunakan untuk menopang, mengemas, atau mengganjal dalam pengangkutan yang menyertai barang kiriman dengan ketebalan lebih dari 6 mm”.

“Jika kemasan kayu dimasukkan tanpa ada barang yang menyertai maka akan digunakan ketentuan Permentan 09 tahun 2009,” pungkasnya.

SobatQ,
tugas pokok karantina adalah mencegah masuk dan tersebarnya HPHK dan OPTK dari luar negeri dan antar area, untuk itu laporkan setiap lalu lintas komoditas pertanian yang akan anda bawa.

#LaporKarantina
#KarantinaPertanianTanjungpinang

Karantina Pertanian Tanjungpinang Kembali Raih Penghargaan

Karantina Pertanian Tanjungpinang Kembali Raih Penghargaan

Menjelang tutup tahun 2019 Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepri melakukan penilaian terhadap pengelolaan anggaran di satuan kerjanya, berdasarkan hasil penilaian tersebut Karantina Pertanian Tanjungpinang berhasil meraih penghargaan sebagai pengelola anggaran terbaik ke-3 untuk tahun anggaran 2019. Penghargaan yang diterima langsung oleh Donni Muksydayan selaku kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang diserahkan oleh Plt Gubernur Kepri Isdianto, S.Sos., M.M. di Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak – Tanjungpinang (19/11).

Di Kantor Karantina Pertanian Tanjungpinang Donni menyatakan “Penghargaan yang kita peroleh ini merupakan kerja keras kita semua dalam mengelola anggaran sebagai prestasi yang harus kita syukuri, semoga ke depannya akan lebih baik lagi, tidak lupa kita sampaikan juga terimakasih kepada dirjen perbendaharaan dan tim anggaran yang telah bekerja dengan baik”

SobatQ, Karantina Pertanian Tanjungpinang siap memberikan pelayanan terbaik untuk pelayanan sertifikasi komoditas pertanian yang akan dilalulintaskan, mari kita berinovasi, bekerja keras dan bekerja cerdas untuk menghasilkan produk pertanian yang berkualitas tinggi karena pasar ekspor terbuka lebar.

#LaporKarantina
#KarantinaPertanianTanjungpinang

Karantina Pertanian Tanjungpinang Musnahkan Ratusan Kilo Komoditas Pertanian Ilegal

Karantina Pertanian Tanjungpinang Musnahkan Ratusan Kilo Komoditas Pertanian Ilegal

Tanjungpinang – Karantina Pertanian Tanjungpinang musnahkan ratusan kilogram barang ilegal dari luar negeri (08/11). Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di incenerator milik Karantina Pertanian Tanjungpinang. Komoditas pertanian tersebut dibawa penumpang masuk ke Kepuluan Riau (Kepri) melalui pelabuhan dan bandara.

Komoditas pertanian yang dimusnahkan berupa Bahan Asal Hewan (BAH) sebanyak 70,098 kg, Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH) sebanyak 34,829 kg berasal dari Singapura dan Malaysia. Tumbuhan sebanyak 30 batang, hasil tumbuhan 32 batang dan 196 kg, serta buah-buahan sejumlah 13 kg yang berasal dari Singapura, Malaysia dan China.

β€œIni kegiatan rutin kita memusnahkan komoditas pertanian yang masuk ke wilayah Kepri tanpa dilengkapi dokumen dari negara asalnya,” ujar Khalid Daulay, Kasie Karantina Tumbuhan saat pemusnahan.

Harapannya, hubungan antara intansi terkait di pelabuhan dan bandara seperti Bea Cukai Tanjungpinang, PT Angkasa Pura II Cabang Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Kepolisian Kawasan Pelabuhan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjungpinang yang telah berjalan baik dapat terus ditingkatkan untuk lebih baik lagi. Tentunya untuk menjaga keamanan hayati di Indonesia Khususnya Tanjungpinang dan Bintan.

SobatQ, yuk bersama Karantina Pertanian menjaga negeri. Caranya dengan melaporkan ke petugas karantina pertanian yang ada di pelabuhan dan bandara setiap kali membawa komoditas pertanian saat bepergian.

#LaporKarantinaπŸ•πŸŽ
#KarantinaPertanianTanjungpinang

0
Connecting
Please wait...
Kirim Pesan

Silakan tinggalkan pesan.

Nama Anda
* Email
* Isi Pesan Anda
Login

Butuh Bantuan lain? Kirim Email ke bkp2tpi@yahoo.co.id.

Nama Anda
* Email
* Isi Pesan
Kami Online!
Feedback

Help us help you better! Feel free to leave us any additional feedback.

How do you rate our support?